Rabu, 08 Januari 2014

Setelah 14 Tahun, Rakyat China Akhirnya Dapat Menikmati Game Konsol

Setelah memblokir penjualan konsol video game selama14 tahun,akhirnya pemerintah China mengizinkan produksi konsol di Shanghai Free Trade Zone , sebuah daerah percobaan yang dibentuk untuk reformasi ekonomi.
Selama ini China memberlakukan larangan ketat untuk produksi dan penjualan konsol game sejak tahun 2000. Larangan ini dibuat karena pihak pemerintah khawatir dengan tingkat kekerasan dan potensi kebobrokan moral yang dapat ditimbulkan oleh video game.
Seperti dilansir dari CNN Money(8/1/2014), sebelum larangan tersebut dicabut, para gamer di China terpaksa berbelanja di black market untuk menikmati konsol game terbaru. Beberapa judul
game kontroversial juga dapat ditemukan di pasar gelap tersebut.
Larangan penjualan konsol tersebut sebenarnya tidak menghilangkan industri bisnis game di China, karena justru menyebabkan suburnya perkembangan game PC, online dan mobile .
Pencabutan larangan ini mungkin akan memaksa para produsen game konsol yang sudah memiliki basis di China untuk pindah ke Shanghai Free Trade Zone.
Zona perdagangan bebas seluas 29 kilometer ini merupakan uji coba untuk meningkatkan perdagangan dengan perluasan akses untuk investor asing dan pembebasan sektor finansial yang selama ini dikontrol ketat oleh pemerintah.
Namun, pemerintah China menyatakan bahwa pencabutan larangan ini masih bersifat sementara dan para regulator tetap akan memeriksa seluruh produk asing yang beredar.

Sumber : sidomi.com/254316/setelah-14-tahun-rakyat-china-akhirnya-dapat-menikmati-game-konsol/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar