Jumat, 06 Desember 2013

CyanogenMod 11 Rasa Android KitKat Siap Dicicipi

CyanogenMod yang dikenal sebagai pembesut custom ROM Android mumpuni kembali menelurkan karya anyarnya. Meneruskan versi sebelumnya, perusahaan yang didirikan oleh Steve Kondik ini menyematkan versi CyanogenMod 11 (CM 11) pada custom ROM besutan terbarunya itu.
Bila CyanogenMod 10 menggunakan basis dari Android Jelly Bean, maka CM 11 kali ini telah mengandalkan basis dari Android 4.4 KitKat.
Sayangnya pada tahapan awalnya,CM 11 hanya terbatas mendukung perangkat garapan Google saja yakni handset Nexus 5, Nexus 4,Nexus 7,dan Nexus 10.
Selain itu jangan kaget bila menemui sejumlah bug saat mencobanya. Karena masih dalam tahap awal pengembangannya, maka CM 11pun masih berstatus ‘nightlies’ yang artinya masih dalam tahap pengembangan guna menemukan bug yang ada.
Namun seiring pengembangannya, status ‘nightlies’ pada CM 11 juga akan sekaligus menambahkan dukungan penggunaannya bagi perangkat-perangkat Android lainnya semisal Galaxy S4. Demikian seperti dikutip
detikINET dari Phone Arena,Jumat (6/12/2013).

Sumber : m.detik.com/inet/read/2013/12/06/162659/2434740/317/cyanogenmod-11-rasa-android-kitkat-siap-dicicipi
Editor : Yudhianto

Akses Twitter Tanpa Koneksi Internet,Begini Caranya

Yang namanya layanan internet pasti wajib menggunakan koneksi internet untuk menggunakannya. Namun bilamana tak perlukan sambungan data tersebut? Itulah yang akan sedang dilakukan Twitter tatkala bermitra dengan layanan bisnis asal Singapura, U2opia. Nantinya, Twitter bisa diakses dalam kondisi offline . Bagaimana teknologi itu diaplikasikan?
Jika sesuai dengan rencana, teknologi ini akan bisa segera dicicipi pengguna mulai kuartal pertama tahun 2014. Secara sederhana dijelaskan sang CEO dan Founder U2opia, Sumesh Menon jika, pengguna diharuskan menghubungi nomor telepon tertentu untuk menerima pembaruan informasi terkait trending topic Twitter.
Dari data yang dilansir U2opia, delapan dari 10 orang di negara berkembang masih belum tersentuh oleh internet (mobile ). Ponsel yang mereka gunakan tidak mendukung akses ke jagat maya dan hanya sebatas featured . Layanan U2opia sendiri hadir di 30 negara dengan tujuh bahasa internasional. Mereka akan mengelompokkan stream Twitter berdasar lokasi tersebut.
U2opia miliki teknologi yang disebut dengan
USSD atau Unstructured Supplementary Service Data. Twitter cocok dengan teknologi tersebut sebab microblogging itu memang miliki keterbatasan karakter dan berbasis teks.
Dengan teknologi USSD plus pengelompokan
stream konten Twitter berdasar wilayah, maka pengguna di belahan bumi lain akan menerima aliran informasi yang berbeda dengan wilayah lainnya. Pengguna di Mumbai tidak akan membaca informasi yang sama dengan di Paraguay.
Ternyata U2opia bukan kali ini saja ‘meng-
online -kan’ layanan internet meski dalam kondisi
offline . Ada 11 juta pengguna yang manfaatkan layanan Fonetwish besutan U2opia yang memungkinkan mereka mengakses Facebook serta Google meski dalam kondisi luring.
Apakah 30 negara berkembang dalam jangkauan U2opia termasuk Indonesia? Jika demikian maka layanan mereka laik untuk ditunggu tahun depan.

Sumber : sidomi.com/243271/akses-twitter-tanpa-koneksi-internet-begini-caranya/