Sabtu, 11 Januari 2014

Anindya Bakrie: Investasi Path, Ikhtiar Membuat Indonesia Terkoneksi

Jakarta - Kabar soal Bakrie Group yang menyuntikkan dana sebesar US $25 juta ke jejaring sosial global, Path, cukup menarik para penggiat teknologi. Setidaknya, ini membuktikan tidak hanya investor asing yang agresif menanamkan modalnya ke start-up lokal.
Terkait hal itu, diberondong sejumlah pertanyaan melalui akun resmi Twitter-nya, Anindya Bakrie dengan antusias berkomentar.
"Ini bagian dari ikhtiar membuat masyarakat Indonesia semakin terkoneksi dan produktif.Mengingat kita salah satu pengguna Path terbesar,"kicau CEO Bakrie Group tersebut,Sabtu (11/1).
Dalam kicauannya lagi, Anindya mengatakan bahwa pihaknya juga ingin mengajak agar masyarakat Indonesia,termasuk pengusaha muda,mengikuti perkembangan Iptek dan jaringan dunia.
Seperti diketahui,selain Bakrie, investor lain yang masih mendanai Path termasuk di antaranya Greylock Partners, Kleiner Perkins, Index Ventures,Insight Venture Partners, Redpoint Venture Partners, dan First Round Capital.
Suntikan dana ini membuat total investasi Path menjadi US $65 juta. Sebelumnya, Path berhasil mengumpulkan investasi yang nilainya mencapai $10 juta, pada 2011 lalu.
Dalam sebuah wawancara, salah satu pendiri sekaligus CEO Path, Dave Morin, mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan banyak investor AS dalam pengumpulan dana terakhir. Tapi menuruntya, dia menyadari bahwa dirinya selalu berkeinginan mendapat investor yang lebih strategis dari Asia, terutama di Asia Tenggara di mana Path sangat populer.
Sementara itu, diketahui bahwa petinggi-petinggi Path sendiri pun kerap mengunjungi Indonesia,setidaknya sudah beberapakali pada tahun 2013 kemarin.

Sumber : m.beritasatu.com/iptek/160028-anindya-bakrie-investasi-path-ikhtiar-membuat-indonesia-terkoneksi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar