Senin, 30 September 2013

Alan Mulally:Kandidat Kuat PenggantiBalme

Allan Mulally (CEO Ford saat ini), disebut-sebut merupakan calon kuat pengganti Steve Balmer (CEO Microsoft). Pencalonan ini tentunya merupakan kejutan bagi banyak pihak karena Mulally tidak memiliki pengalaman di dunia teknologi informasi. Sebelum menjabat CEO Ford, Mulally merupakan Kepala Divisi Pesawat Komersial Boeing. Memasuki Boeing selepas lulus kuliah, Mulally telah membuktikan dirinya di sana selama37 tahun.
Para pengamat menilai,meskipun Mulally kurang berpengalaman di dunia TI, dia merupakan orang yang cocok untuk menakhodai Microsoft. The Wall Street Journal sendiri menyebut Mulally sebagai "salah satu CEO terkemuka di dunia industri”. Sementara analis dari Barclay menyatakan,"Tidak ada keraguan bahwa Alan telah secara fundamental mengubah Ford, baik dalam hal penyederhanaan portofolio merek Ford maupun dalam hal pengembangan sistem,yang secara terpadu menghasilkan peningkatan kinerja bisnis tanpa mengabaikan kualitas produk."
Ford, di bawah komando Mulally, merupakan satu-satunya perusahaan mobil Amerika yang tidak membutuhkan talangan dana dari pemerintah AS (untuk menghindarkannya dari kebangkrutan).Kiat Mulally untuk menghindari campur tangan pemerintah semacam ini adalah melakukan rekapitalisasi Ford via private market sehingga bisa tetap mempertahankan kelangsungan bisnis Ford.
Di tahun2009, Bloomberg Business week mengulas kepemimpinan Mulally selama dua setengah tahun pertama memimpin Ford. "Di bawah kepemimpinan Mulally, proses pengambilan keputusan di Ford menjadi lebih terbuka,berbagai divisi yang sebelumnya terpecah belah kini bisa bekerjasama, dan mobil dengan kualitas yang lebih baik bisa lebih cepat di produksi mulai dari tahap perancangan sampai di pajang di showroom... berbagai cabang Ford mulai menyatu, dan proses pengembangan kendaraan pun mulai menjadi terintegrasi."
Orang yang dibutuhkan Microsoft
Semua kelebihan Mulally itulah yang diperlukan oleh Microsoft. Para pemegang saham Microsoft dan investor di bursa saham juga sepakat dengan pendapat ini. Setelah nama Mulally disebut dalam kancah pencalonan CEO Microsoft,saham Microsoft meningkat seebsar1,5% dalam sehari di tengah kecenderungan menurunnya saham lain di lantai bursa.
Selama bertahun-tahun, Microsoft dikenal memiliki intrik internal yang keras. Berbagai grup dan divisi Microsoft bekerja secara sendiri-sendiri dan jarang berkolaborasi.Ballmer memang telah melakukan reorganisasi Microsoft untuk menghapus kondisi tersebut sehingga membuat berbagai divisi perusahaan bisa bekerja sama secara erat. Saat Ballmer menerapkan kebijakan reorganisasi ini, dia sebelumnya berkonsultasi dengan Mulally. Namun,Microsoft bukan hanya membutuhkan sekadar reorganisasi,melainkan juga membutuhkan produk yang “mumpuni”. Layaknya Apple yang merilis iPhone dan kemudian sukses,Microsoft membutuhkan situasi yang sama yang bisa membuatnya bangkit di dunia TI.

Sumber : www.infokomputer.com/berita/1-latest-news/6776-alan-mulally-kandidat-kuat-pengganti-balmer
Editor : Wisnu Nugroho

Tidak ada komentar:

Posting Komentar